Assalamualaikum Wr.Wb. lama yah sudah gue gak nulis artikel-artikel koyol dan sekaligus garing di blog ini yah, hehe... maklum kemaren habis ulangan semester, jadi fokus dulu gue ke ulangan semester. selain itu juga, laptop gue ini lagi bermasalah dengan sambungan hotspot-nya jadi gue gak buka-buka deh internet selama seminggu. yah...itu sih menurut gue berdampak baik yah pada gue, karena gak membuat gue terganggu selama ulangan semester.
ehh... ehh... ini kok gue malah curhat yah ???. ok, tanpa membuang waktu karena nanti mubazir (haha... ngelawak) gue akan ke pokok perbincangan kita yaitu tentang BINCANG-BINCANG TENTANG "EMAK".
Banyak yang manggil orang tua perempuan itu dengan sebutan; Emak, Mama, Ibu, Nyokap, Bunda, Mbok, Mami, dan terkadang ada yang manggil dengan sebutan Mom. yang menjadi perbincangan hangat di sini adalah jenis-jenis orang yang memanggil ortu perempuannya itu dengan kata-kata seperti diatas.
Gue ini jujur aja yah... kalau gue manggil ortu perempuan gue itu dengan sebutan Mama. yahh...di maklumi saja lahh...namanya lidah-lidah orang kampung. Gue buat artikel ini di tantang sama inspirator gue, yaitu Raihana. ini bocah nantang gue untuk buat artikel yang menceritakan tentang emak, yah gue sih...sebagai seorang blogger garing yang mempunyai kemampuan supranatural, jadi gue terima-terima aja tantangan die. selain itu die juga nyuruh gue buat artikel tentang emak itu minimal 5 paragraf. haha... ini aja gue baru buat pembukanya aja sudah 5 paragraf apa lagi isinya ( pada ngitung paragraf artikel ini). hahaha....
ok, kita ngomongin ciri-ciri emak gue dulu yeh...emak gue itu tingginya 155 cm,berat badan sekitaran 55 kg, rambutnya panjang, orang yah cantik ( hehe...memuji ortu sendiri). sebenarnya gue ini mau post poto emak gue disini, tapi takut banyak yang cari. yang paling gue senangin dari emak gue itu saat di lagi keluar rumah tuh...mau itu dia pergi habsi kah, mau pergi ke pasar pagi kah, intinya keluar rumah. nah saat itu lah gue merasa sangat merdeka...kenapa gue bilang sangat merdeka ? sebab gue itu bisa main PS di rumah sepuasnya. nah, saat emak gue pulang tuh dia langsung nyuruh gue berhenti main PS ( baca: bukan berhenti main selamanya) disitu lah gue ngerasa kesel, karena kita itu belum puas mainnya sudah di suruh berhenti, Nasib kali yah....
sebagai penutup, fakta yang selanjutnya lagi, kalo emak gue lagi main HP tuh, karena terlalu sibuk sama HP-nya kalo di tanyain sama gue kah, bapak gue kah, kadang itu gak dijawabnya. hal itu yang membuat kita kesel. mungkin di grup Line, atau Bbmnya itu lagi rame yah....jadi terlalu fokus sama HP-nya. (maklum waktu remajanya gak ada HP).
sekian dari artikel ini, gue ucapin terima kasih telah membaca artikel ini. semoga kalian sebagai para pembaca bisa tertawa, dan gue dapat pahalanya. jangan lupa share, and follow ini blog.
#TanpaHastag

0 komentar:
Posting Komentar